xepatan
Male
Bandung
Untuk mereka yang mengerti
Akan sebuah keindahan
Untuk mereka yang mengerti
Kasih sayang yang sesungguhnya



If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed




Q-Ball Blog Write On ...

<< October 2007 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31




Q-Ball Chat Club




So Sweet!!!



10/11/2007
Wanna Make A Baby? Girl or Boy

Ada banyak pasangan yang menginginkan anak pertamanya laki-laki ada juga yang menginginkan perempuan, ada juga yang pasrah laki-laki atau perempuan sama saja, kita hanya berusaha tapi semuanya Tuhan yang menentukan.

Menurut penelitian ilmiah oleh para ahli genetika, kondisi asam dan basa di mulut rahim mempengaruhi apakah cenderung memiliki anak laki-laki atau perempuan, tidak ada salahnya kita berusaha bukan?


ANAK LAKI-LAKI

1. Posisi melakukan hubungan intim , posisi tubuh harus diatur sedemikian rupa agar sperma suami bisa mencapai sedekat mungkin dengan mulut rahim yang terbuka. Untuk itu diperlukan penetrasi penis yang cukup dalam. Dengan posisi tubuh miring diharapkan mempermudah apa yang diharapkan.

2. Suatu penelitian menunjukan bahwa semakin tinggi jumlah sel sperma yg membuahi sel telur, maka kemungkinan memperoleh untuk memperoleh anak laki-laki juga semakin meningkat, salah satu cara adalah melakukan “puasa” dan melaksanakan saat ovulasi terjadi, dengan cara mengukur suhu tubuh istri, memperhatikan lendir cervix, atau melalui perhitungan 14 plus minus satu hari dari menstruasi berikutnya.

3. Lingkungan yang hangat akan membunuh sel sperma, hindari pakaian dalam yang terlalu ketat, hindari mandi sauna sebelum bersetubuh.

4. Suasana mulut rahim yang basa adalah lingkungan yang paling sesuai, saat wanita orgasme lingkungan basa ini otomatis terjadi.

5. Minum 1-2 cangkir kopi sebelum melakukan persetubuhan disinyalir bisa membuat sel sperma lebih garang dlm membuahi sel telur.


ANAK PEREMPUAN

1. Diperlukan lingkungan yang asam untuk proses ini, sehingga penetrasi penis tidak boleh terlalu dalam sebab lendir cervix bersifat lebih basa.

2. Hubungan dilakukan kira 3 hari sebelum ovulasi terjadi. Hal ini bertujuan agar seluruh sperma Y mati, sedangkan sperma X hidup dan membuahi sel telur.

3. Diet tinggi kalsium dan magnesium juga dapat memperbesar kemungkinan tumbuhnya janin perempuan dalam rahim.

Cara lain secara medis adalah microsorting yaitu mensortir sperma X dan Y yang dikehendaki, cara yang lain lagi adalah dengan skrining embrio.




Posted at 10/11/2007 8:47:23 am by xepatan

 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry Home Next Entry